Safari Ramadhan 1447 H: Kapolda, Forkopimda, dan Tokoh Masyarakat Banten Berkolaborasi

Kebersamaan dan silaturahmi menjadi inti acara Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Banten. Dalam kegiatan tersebut, Polda Banten merangkul berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Acara ini tidak hanya menjadi simbol persaudaraan, tapi juga menjadi gerbang sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat di Provinsi Banten.
Peran Polda Banten dalam Safari Ramadhan 1447 H
Pada Jumat, 13 Maret, Polda Banten mengadakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang diadakan di Aula Gawe Kuta Baluwarti. Acara ini pun dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Dalam sambutannya, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekedar peringatan bulan suci. Menurutnya, Safari Ramadhan adalah wadah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polda Banten dan berbagai pihak, termasuk Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Keikutsertaan Berbagai Pihak dalam Safari Ramadhan
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Gubernur Banten Andra Soni, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Pejabat Utama Polda Banten, para Kapolresta dan Kapolres jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren di wilayah Provinsi Banten, serta perwakilan instansi terkait. Mereka semua berkumpul dalam satu ruangan, berbagi makanan, dan berbagi visi tentang peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten.
Komitmen Polda Banten dalam Safari Ramadhan
Salah satu tema yang diangkat dalam Safari Ramadhan tahun ini adalah “Keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi pedoman dan penyemangat menuju Polri yang Presisi.” Tema ini mencerminkan komitmen Polda Banten untuk melayani masyarakat dengan membangun organisasi yang kuat, berintegritas, dan berlandaskan nilai moral. Dalam hal ini, Kapolda Banten menekankan pentingnya disiplin, keterbukaan, loyalitas, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Program-program Polda Banten
Selain itu, Polda Banten juga terus melaksanakan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya adalah program Disiplin, Iman dan Takwa (Dimtaq), Sholat Subuh Keliling, Sholat Jumat Keliling, Minggu Kasih, Pagelaran Cepat Anggota Kepolisian (Pecak), Warung Bhabinkamtibmas, Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), dan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik). Semua program ini bertujuan untuk mewujudkan Banten yang aman melalui Polri yang antisipatif, modern, akuntabel, dan nurani.
- Program Dimtaq
- Sholat Subuh Keliling
- Sholat Jumat Keliling
- Minggu Kasih
- Pagelaran Cepat Anggota Kepolisian (Pecak)
- Warung Bhabinkamtibmas
- Polisi Peduli Pengangguran (Poliran)
- Polisi Peduli Pendidikan (Poldik)
Polda Banten dan Program Prioritas Nasional
Polda Banten juga berperan aktif dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan. Mereka turut serta dalam program penanaman jagung yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Program ini melibatkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional.
Sinergi dan Soliditas Menjelang Idul Fitri
Safari Ramadhan juga menjadi momentum untuk membangun sinergi dan soliditas menjelang Idul Fitri. Menurut Kapolda Banten, sinergi dan soliditas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan pengamanan Idul Fitri. Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, diharapkan pelaksanaan mudik dapat berjalan aman dan keluarga dapat merayakan Idul Fitri dengan bahagia.
Apresiasi Kapolda Banten
Diakhir sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Maung. Penghargaan ini bukan hanya untuk Pemerintah Provinsi Banten, satuan TNI, para stakeholder terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, namun juga untuk seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan doa, dukungan, dan partisipasi dalam rangka pengamanan arus mudik yang sedang berjalan dan arus balik pada Operasi Ketupat Maung.